Tanaman Obat Untuk Diabetes

Tema tulisan kali ini cukup menarik, yaitu tanaman obat untuk diabetes. Ketika seseorang didiagnosa menderita penyakit diabetes, pasien tersebut seketika harus menggantungkan hidupnya pada obat-obatan serta suntikan insulin. Pengobatan dengan cara itu tentunya melibatkan bahan-bahan kimia yang dimasukkan dalam tubuh kita yang mungkin saja dapat berakibat pada komplikasi di kemudian hari. Untuk itu, tidak ada salahnya bila kita beralih ke pengobatan yang lebih alami dan aman, yakni menggunakan obat-obatan yang berasal dari tumbuhan atau herbal. Kandungan pada tanaman herbal cukup bersahabat dan dapat diserap tubuh dengan baik, sehingga dapat meminimalisir komplikasi serta efek negatif yang ditimbulkan dari obat-obatan biasa.

Dari sekian banyak tanaman obat untuk diabetes, Lidah Buaya merupakan solusi pengobatan diabetes terbaik selain pengobatan medis yang memerlukan biaya mahal. Jenis tanaman Lidah Buaya yang sangat baik untuk pengobatan diabetes adalah Aloe vera Barbadensis Miller. Tanaman Lidah Buaya jenis ini mengandung beberapa zat aktif  yang berfungsi sebagai antioksidan. Antioksidan ini sangat berguna untuk mencegah serangan jantung, penuaan dini dan beberapa jenis penyakit degeneratif. Sejauh ini belum ditemukan adanya efek samping dari penggunaan Lidah Buaya sebagai bahan obat herbal. Namun, timbulnya alergi kemungkinan besar bisa terjadi, terutama bagi mereka yang baru pertama kali mengonsumsi Lidah Buaya sebagai obat diabetes.

Selain Lidah Buaya, buah Mengkudu termasuk tanaman obat untuk diabetes. Buah Mengkudu mempunyai berbagai kandungan zat berguna bagi manusia. Keistimewaan buah ini adalah nempunyai kandungan scopoletin, serotin, damnacantal, athraquinon, dan lain-lain. Buah Mengkudu sangat efisien untuk mengobati diabetes, penyakit jantung, strooke, memperbaiki tekanan darah bahkan dapat menyehatkan kelenjar throid, serta meningkatkan kekebalan tubuh. Bahkan dinyatakan juga bahwa jus sari buah Mengkudu juga sebagai adaptogen, yaitu turut meningkatkan daya penyembuhan tubuh tanpa efek samping ketika jus sari buah Mengkudu dikombinasikan dengan pengobatan medis atau pengobatan alternatif lainnya. Untuk merasakan manfaat sari buah Mengkudu ini anda tak perlu lagi mengonsumsinya secara langsung, karena kini telah tersedia dalam bentuk kemasan yakni Javanony.

Tanaman obat untuk diabetes berikutnya adalah kulit Manggis. Kulit Manggis mengandung zat xanthone yang sangat baik untuk mencegah dan mengobati berbagai macam penyakit. Salah satu manfaat kulit Manggis adalah untuk mengurangi resistensi insulin pada penderita gula darah. Xanthone dan flavonoid yang terdapat di dalam dalam kulit Manggis bersifat antioksidan. Antioksidan super ini melindungi serta mencegah sel beta pankreas rusak akibat radikal bebas. Sel tersebut akan mengalami regenerasi sehingga kembali memproduksi insulin yang cukup untuk menurunkan gula darah. Sebagai senyawa antioksidan yang sangat diperlukan oleh tubuh, maka ekstrak kulit Manggis pun berkhasiat sebagai anti radang, anti bakteri, dan juga sebagai anti kanker. Pada penderita diabetes, organ pankreas tidak dapat memproduksi hormon insulin secara normal.

Mahkota Dewa merupakan tanaman perdu yang batang, daun, dan buahnya sangat ampuh untuk menaklukkan berbagai penyakit karena mengandung antioksidan yang tinggi, namun bijinya sangat beracun. Tanaman ini merupakan tanaman obat yang sedang popular karena daun dan buahnya dianggap mampu menyembuhkan berbagai macam penyakit. Misalnya penyakit tekanan darah tinggi, diabetes, lever, kanker, sakit jantung, kencing manis, asam urat, reumatik, sakit ginjal, alergi, berbagai macam penyakit kulit, mengatasi ketergantungan obat, insomnia, paru-paru, sirosis hati, meningkatkan stamina dan ketahanan terhadap influenza. Dalam daun dan kulit buah Mahkota Dewa terkandung senyawa saponin dan flavonoid, yang masing-masing memiliki efek antialergi dan antihistamin. Karena itulah, manfaatkanlah Mahkota Dewa sebagai tanaman obat untuk diabetes.

Disarankan jika melakukan pengobatan diabetes dengan tanaman herbal harus dilakukan dengan konsisten, teratur dalam jangka waktu lama. Kebiasaan dalam mengonsumsi tanaman herbal selain dapat mengobati penyakit, juga bisa menjadi salah satu cara pencegahan terhadap timbulnya penyakit lain dan tentunya anda akan selalu sehat alami. Semoga artikel tentang tanaman obat untuk diabetes ini bisa memberikan manfaat bagi para pembaca setia.

Posted in Diabetes, Pengobatan Alami