Pengobatan DM

Kini, penyakit Diabetes Mellitus (DM) bukan hanya diderita oleh kaum lanjut usia (Lansia), melainkan semua kalangan usia. Mulai dari Balita hingga orang dewasa dapat terserang penyakit yang disebabkan oleh tubuh tidak menghasilkan insulin yang cukup guna mempertahankan kadar gula darah normal ini. Untuk itu, DM menjadi masalah serius yang terjadi di masyarakat. Dokter Spesialis Penyakit Dalam di RS Bhakti Medicare, dr. Arief Nasuha, Sp.PD mengatakan bahwa penderita DM makin hari makin meningkat angka kesakitannya. Lebih dari itu, kini penyakit diabetes lebih disebabkan oleh non keturunan. Itu artinya kemunculan penderita baru karena keliru menjalankan pola hidup sehat.

Setelah anda mengetahui hal-hal yang bisa mengakibatkan diabetes, sekarang saatnya anda juga mengetahui bagaimana cara pengobatan DM. Karena diabetes adalah penyakit yang disebabkan oleh gaya hidup, maka solusi untuk menghindari atau mencegah DM adalah dengan mengubah gaya hidup anda. Istirahat cukup merupakan salahsatu faktor gaya hidup sehat. Jika istirahat kita berkualitas otomatis kerja seluruh organ tubuh termasuk pankreas akan ikut naik. Lalu perbanyak gerak lewat olahraga, karena itu merupakan cara paling efektif dalam membakar lemak dan meningkatkan vitalitas tubuh. Utamanya adalah kesehatan metabolisme seseorang. Olahraga akan membuat metabolisme gula menjadi lancar. Kemudian hindari menonton televisi terlalu lama, diet, serta hindari junk food.

Pengobatan DM bertujuan untuk menjaga kadar glukosa darah normal atau paling tidak mendekati normal. Hal ini sangat penting dilakukan karena penderita sangat dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan penyakit pembuluh darah perifer, langkah-langkah untuk mengontrol tekanan darah dan kadar kolesterol merupakan juga bagian penting dari pengobatan diabetes. Penderita diabetes harus bertanggungjawab untuk perawatan sehari-hari. Hal ini mencakup tingkat pemantauan glukosa darah, pengelolaan diet, menjaga aktivitas fisik, menjaga berat dan stres, pemantauan obat-obatan yang diminum. Mengubah kebiasaan makan dan meningkatkan aktivitas fisik biasanya langkah pertama untuk mengurangi kadar gula darah. Pasien diharapkan bekerjasama dengan dokter dan ahli gizi untuk menentukan rencana diet, informasi tentang kandungan gizi makanan, makanan sehat dan berolahraga.

Satu lagi pengobatan DM yang harus dilakukan adalah dengan mengobati organ pankreasnya yang berfungsi menghasilkan insulin yang akan memproses metabolisme gula yang ada dalam darah menjadi energi (Glukosa diproses menjadi glukogen yang diperlukan untuk energi dalam aktivitas otot dan lainnya). Lalu apa obat pankreas? Banyak, tapi pilihlah yang bukan kimiawi, cari yang organik agar tidak menghasilkan limbah racun yang akan merusak lever dan ginjal. Herbal yang sering digunakan mengobati penyakit DM seperti daun salam; ramuan rebusan daun jambu, kunyit putih dan rambut jagung dan sebagainya sebenarnya hanya memiliki efek mengurangi kadar gula dalam darah, tidak memperbaiki pankreasnya.

Namun menggunakan manfaat ekstrak kulit manggis sebagai pengobatan DM dianggap suatu langkah yang tepat. Mengingat kulit manggis mengandung konsentrasi antioksidan yang tinggi, karbohidrat, serat dan kaya akan vitamins dan minerals. Dengan sifat ini, dapat membantu meningkatkan sirkulasi darah, sistem kekebalan tubuh, dan membantu tubuh untuk memerangi kekurangan dan penyakit secara alami. Zat xanthones (antioksidan yang ditemukan pada kulit manggis) bertindak untuk mengurangi resistensi insulin, yang rusak dalam diabetes. Selain kulit manggis, tanaman lain yang bisa mengobati DM adalah buah mengkudu, daun sirsak, dan bunga rosella.

Nah, sekarang anda sudah mengetahui sebab dan bagaimana pengobatan DM. Semoga kita akan sukses menghindari penyakit ini dengan jalan sesegera mungkin mengubah secara revolusioner gaya hidup kita selama ini yang mungkin tidak sehat! Sudah saatnya kita menyatakan perang terhadap DM sekarang juga. Katakan tidak pada DM. Salam sehat selalu!

Posted in Diabetes Tagged with: , , , , ,