Pencegahan Kanker Serviks

Kanker ServiksDi dunia, sekitar 500.000 perempuan didiagnosa menderita kanker serviks dan rata-rata 270.000 kematian setiap tahunnya. Bahkan setiap satu jam, seorang perempuan meninggal karena kanker serviks. Apa itu sebenarnya kanker serviks dan apa penyebabnya? Kanker serviks atau sering dikenal dengan kanker mulut rahim adalah kanker yang terjadi pada serviks uterus, suatu daerah pada organ reproduksi wanita yang merupakan pintu masuk ke arah rahim yang terletak antara rahim (uterus) dengan liang senggama (vagina). Adalah virus Human Papilloma Virus (HPV) merupakan penyebab 99,7% kanker serviks. Virus papilloma ini berukuran kecil, dengan diameter virus kurang lebih 55 nm. Terdapat lebih dari 100 tipe HPV, HPV tipe 16, 18, 31, 33, 35, 45, 51, 52, 56 dan 58 sering ditemukan pada kanker maupun lesi pra kanker serviks. HPV tipe 16 dan 18 merupakan 70 % penyebab kanker serviks. Sebenarnya sebagian besar virus HPV akan menghilang sendiri karena ada sistem kekebalan tubuh alami, tetapi ada sebagian yang tidak menghilang dan menetap. HPV yang menetap inilah yang menyebabkan perubahan sel leher rahim menjadi kanker serviks. Perjalanan kanker serviks dari infeksi HPV, tahap pre kanker hingga menjadi kanker serviks memakan waktu 10 – 20 tahun.

Oleh karena itu disarankan para perempuan untuk melakukan test pap smear setidaknya dua tahun sekali, melakukan test IVA (inspeksi visual dengan asam asetat, dan lainnya. Meskipun sulit dideteksi, namun ciri-ciri berikut bisa menjadi petunjuk terhadap perempuan apakah dirinya mengidap gejala kanker serviks atau tidak : saat berhubungan intim selaku merasakan sakit, bahkan sering diikuti oleh adanya perdarahan. Kemudian mengalami keputihan yang tidak normal disertai dengan perdarahan dan jumlahnya berlebih, sering merasakan sakit pada daerah pinggul, mengalami sakit saat buang air kecil. Lalu pada saat menstruasi, darah yang keluar dalam jumlah banyak dan berlebih. Saat perempuan mengalami stadium lanjut akan mengalami rasa sakit pada bagian paha atau salah satu paha mengalami bengkak, nafsu makan menjadi sangat berkurang, berat badan tidak stabil, susah untuk buang air kecil, serta mengalami perdarahan spontan.

Jika pencegahan kanker serviks tidak segera dilakukan, perlahan-lahan sel kanker akan keluar dari leher rahim dan menyebar ke organ serta jaringan di sekitarnya. Kanker bisa menyebar ke vagina dan otot yang menopang tulang panggul. Sel kanker juga bisa menyebar ke tubuh bagian atas. Kondisi ini akan menghalangi saluran yang mengalir dari ginjal ke kandung kemih atau sering disebut sebagai ureter. Kanker bisa menyebar ke kandung kemih, rektum, dan akhirnya sampai ke hati, tulang dan paru-paru. Sel kanker ini juga bisa menyebar ke sistem limfatik. Sistem limfatik terdiri dari serangkaian nodus dan saluran yang menjalar ke seluruh tubuh dengan cara yang sama seperti sistem peredaran darah.

Banyak orang yang percaya bahwa kanker serviks tak bisa dicegah. Padahal ada banyak cara untuk mencegahnya. Berikut ini adalah cara-cara yang dapat dilakukan untuk pencegahan kanker serviks, antara lainĀ  jauhi rokok, melakukan tes papsmear, hindari hubungan seks bebas, bergaya hidup sehat, hindari produk kimia berbahaya, serta melakukan vaksin HPV untuk mencegah infeksi HPV yang menyebabkan kanker serviks juga baik dilakukan. Vaksin HPV diketahui sebagai cara paling efektif untuk mencegah kanker serviks. Namun melakukan vaksin saja tak cukup. Anda juga harus menjaga kesehatan diri sendiri, misalnya rutin melakukan perawatan kesehatan dengan cara herbalis.

Ada dua jenis tanaman atau buah yang bisa dimanfaatkan untuk pencegahan kanker serviks, yakni kulit manggis dan daun sirsak. Beberapa penelitian telah menunjukan bahwa kulit manggis memiliki manfaat yang signifikan dalam mengatasi sel kanker dan virus. Penelitian DR Agung Endro Nugroho, MSi, yang berhasil menyimpulkan bahwa dalam kuli manggis setidaknya terkandung sebanyak 50 senyawa xanthone, salah satunya seperti alfa-mangostin, gamma-mangostin dan juga garsion-E yang di kenal memiliki efek farmakologis. Derivasi xanthone tersebut terbukti mampu dalam meredam kanker dan bisa mengendalikan sel kanker dengan mekanisme yang disebut dengan apoptosis atau bunuh diri. Kulit manggis juga sangat berperan dalam mengaktifkan sistem kekebalan tubuh untuk melawan sel kanker. Kemudian daun sirsak menjadi solusi anti kanker alami yang ampuh. Daun Sirsak mengandung zat anti kanker yang 10.000 kali lebih kuat dari pada menggunakan terapi kemo untuk kanker.

Berbagai cara telah dilakukan orang untuk mengatasi kanker serviks. Banyak yang berhasil namun tidak sedikit pula yang gagal. Dengan banyaknya penderita kanker serviks yang gagal mengatasi keganasan penyakit tersebut membuat putus asa penderita lain. Mereka berpikir bahwa tidak ada jalan yang bisa ditempuh untuk menyembuhkan kanker serviks. Bagi anda yang sudah terlanjur terinfeksi kanker serviks, anda tidak boleh khawatir terlalu berlebihan. Bersikaplah tenang dan pikirkan bagaimana cara pencegahan kanker serviks, sehingga tidak semakin parah. Dan pencegahan secara herbalis mungkin bisa dijadikan sebuah solusi buat anda penderita kanker serviks.

Posted in Kanker, Penyakit Tagged with: , , , , , , , ,