Obat Tradisional Untuk Hipertensi

Obat Tradisional Untuk HipertensiMari kita bicara tentang obat tradisional untuk hipertensi. Jangan pernah meremehkan atau menyepelekan penyakit tekanan darah tinggi atau hipertensi, karena bisa melahirkan kemungkinan tujuh kali lipat menderita penyakit stroke, jantung koroner dan penyakit degeneratif lainnya. Lalu cara atau langkah apa yang harus ditempuh untuk menormalkan kembali tekanan darah tinggi?

Dan adakah obat tradisional untuk hipertensi yang alami dan tanpa efek samping?

Sebelum membahas itu, ada baiknya kita ketahui dulu apa itu hipertensi. Tekanan darah tinggi atau hipertensi adalah suatu keadaan di mana seseorang mengalami peningkatan tekanan darah di atas normal yang ditunjukkan oleh angka systolic (bagian atas) dan angka bawah (diastolic). Nilai normal tekanan darah seseorang dengan ukuran tinggi badan, berat badan, tingkat aktifitas normal dan kesehatan secara umum adalah 120/80 mmHG. Dalam aktivitas sehari-hari, tekanan darah normalnya adalah dengan nilai angka kisaran stabil.

Gaya hidup modern sekarang ini banyak mempengaruhi gaya hidup yang kurang baik pada keseharian masyarakat Indonesia. Salah satunya adalah dengan mengonsumsi makanan cepat saji atau junk food. Hal ini merupakan salahsatu faktor pemicu berbagai penyakit dan penumpukkan kolesterol jahat di dalam tubuh, menyebabkan penyakit jantung, dan hipertensi. Dengan mengonsumsi tanaman obat tradisional yang alami akan membantu mengontrol tekanan darah anda. Salah satu pengobatannya yaitu dengan obat tradisional untuk hipertensi, Javanony Classic.

Kami merekomendasikan Javanony Classic sebagai obat tradisional untuk hipertensi karena aman dikonsumsi tanpa menimbulkan efek samping. Buah dan daun mengkudu merupakan bahan pangan dengan kandungan gizi lengkap. Selain berbagai vitamin, protein, dan mineral, mengkudu juga mengandung xeronine, proxeronine, steroid alami, alizarin, lysin, sodium, asam kaprat, asam kaprilat, dan asam kaproat. Khasiat mengkudu dalam mengontrol penyakit hipertensi ada pada kandungan scopoletin-nya. Zat ini bermanfaat melebarkan pembuluh darah yang menyempit, sehingga bisa menurunkan tekanan darah tinggi. Dalam jangka panjang mengkudu dapat menjaga stabilitas tekanan darah normal pada penderita diabetes.

Obat tradisional untuk hipertensi berikutnya adalah kulit manggis. Senyawa xanthone yang terkandung dalam ekstrak kulit manggis memiliki sifat anti-mikroba dan anti-peradangan yang bisa membuat penyakit hipertensi menjadi normal, menormalkan kadar gula darah, menyembuhkan asam urat dan menyehatkan jantung. Xanthone juga memiliki fungsi dalam memperkuat sistem kekebalan tubuh dan yang terpenting memiliki sifat anti-stres. Salahsatu penyebab terjadinya penyakit hipertensi yang bisa diakibatkan karena kondisi lingkungan yang sering membuat seseorang stres.

Kandungan daun sirsak juga tidak ketinggalan dalam peranannya sebagai obat tradisional untuk hipertensi, saling mendukung dan melengkapi dalam membantu mengatasi hipertensi dari dalam. Beberapa penelitian menunjukkan, daun sirsak berkhasiat menurunkan hipertensi, vasodilator (pelebaran pembuluh darah), relaksan otot polos dan aktivitas cardiodepressant (menekan aktivitas jantung). Sebenarnya di dalam dunia pengobatan tradisional kita, sirsak bukan lah hal yang baru. Karena sejak dahulu secara turun-temurun masyarakat sering mengkonsumsi daun dan buah sirsak sebagai penyehatan dalam tubuh.

Itulah sedikit sajian informasi mengenai obat tradisional untuk hipertensi. Semoga sajian informasi ini bermanfaat dan dapat membantu anda dalam menuntaskan penyakit darah tinggi atau hipertensi. Munculnya obat-obatan yang berasal dari tanaman, buah-buahan dan daun yang berkhasiat obat ini merupakan berita baik bagi kita semua. Di tengah melambungnya harga obat, obat tradisional merupakan solusi yang diharapkan dapat mengatasi semua masalah kesehatan.

Pengertian Hipertensi Wikipedia Indonesia.

Posted in Darah Tinggi, Hipertensi, Pengobatan Alami, Penyakit Tagged with: , , , , , , , ,