Obat Rematik Alami

Rematik adalah suatu sindroma dengan tiga keluhan utama, yaitu nyeri, kaku, dan kelemahan sendi. Penyakit ini menyerang sendi dan struktur jaringan penunjang di sekitar sendi sehingga dapat menimbulkan rasa nyeri. Dalam tingkat yang parah, rematik bahkan dapat menimbulkan kecacatan tetap, ketidakmampuan dan penurunan kualitas hidup. Dan pada umumnya penderita tidak menghiraukan gejala-gejala yang ada. Penyakit rematik juga dapat berkembang lebih cepat bagi para wanita. Kaum wanita termasuk memiliki risiko lebih besar terkena penyakit rematik seperti halnya penderita penyakit jantung.

Bagaimana gejala dari penyakit rematik? Gejala dari tiap jenis penyakit rematik berbeda-beda, mulai dari yang hanya terbatas di sendi hingga pada yang dapat mengenai organ dalam. Pada osteoartritis misalnya, gejala utama yang dirasakan adalah nyeri, panas dan kemerahan pada sendi yang terkena. Umumnya sendi yang terkena merupakan sendi besar misalnya pada lutut maupun sendi panggul. Pada penyakit lain, gejala yang dirasakan dapat berupa kelemahan otot, kekakuan, cepat lelah, gangguan gerak pada sendi tertentu hingga adanya gejala organ diluar sendi, misalnya kemerahan pada kulit atau gangguan kulit lainnya, gangguan ginjal, gangguan saluran cerna, gangguan mata, gangguan jantung dan pembuluh darah, demam hingga kejang maupun stroke. Sedangkan penyebabnya adalah akibat pembebanan pada sendi yang berlebih seiring waktu yang menyebabkan kerusakan pada sendi atau disebut juga konsep wear and tear. Penyebab lainnya adalah kelainan autoimun, adanya infeksi, maupun pada penyakit yang menyebabkan adanya deposisi kristal di dalam sendi misalnya pada artritis gout.

Orang yang punya sakit rematik harus pintar-pintar menjaga kesehatannya. Penyakit kambuhan ini gampang sekali muncul jika si penderita teledor terhadap makanan atau kegiatannya. Tapi ada caranya agar rematik tidak kambuh. Yaitu melakukan aktivitas fisik, melindungi sendi, menjaga berat badan, berhenti merokok,  mandi air hangat, makan makanan yang bervariasi dengan perbanyak buah-buahan dan sayuran, protein tanpa lemak, juga susu tanpa lemak. Pastikan kita mendapatkan cukup vitamin C, vitamin D dan kalsium. Lemak ikan yang banyak mengandung asam lemak omega 3 juga dapat mengurangi peradangan di sendi.

 

Obat Rematik Alami

Obat Rematik Alami

Selain melakukan hal-hal tersebut, kita juga bisa mencoba beberapa jenis tanaman yang efektif untuk membantu penyembuhan sakit akibat radang sendi atau rematik. Tanaman yang dapat dijadikan obat rematik alami adalah jahe. Berbagai referensi menyebutkan bahwa jahe dapat mencegah dan mengobati sejumlah penyakit seperti luka bakar, sakit kepala, migren, menurunkan kadar kolesterol, rematik, tukak lambung, antidepresi, hingga impotensi. Sementara sebuah riset di Cina melaporkan, ratusan penderita rematik dan sakit punggung kronis yang disuntik 5 – 10% ekstrak jahe memperoleh efek pengurangan rasa sakit, menurunkan pembengkakan tulang sendi. Pemberian secara per oral serbuk jahe pada penderita rematik dan muscul oskeletal dilaporkan menurunkan rasa sakit dan pembengkakan. Jahe sekurangnya mengandung 19 komponen bio-aktif yang berguna bagi tubuh.

Selain jahe, daun sirsak juga dapat dimanfaatkan sebagai obat rematik alami. Daun sirsak kini telah menjadi salah satu pilihan alternatif yang paling efektif di kalangan masyarakat Indonesia sebagai pengobatan penyakit kronis maupun non kronis. Mengapa bisa demikian? Karena daun sirsak mengandung beberapa jenis senyawa yang luar biasa khasiatnya, diantaranya anopentosin A, anopentosin B, anopentosin C, murikatosin acetogenins A, murikatosin B, murikapentosin, anomurisin E, dan acetogenins. Semua senyawa ini mampu berkerja dengan baik yakni dapat melawan lebih dari 12 jenis kanker, dan juga penyakit rematik. Namun cara mengobati penyakit rematik dengan daun sirsak sangat beda sekali dengan cara pengobatan asam urat. Pengobatan rematik ini tidak melalui diminum tapi ditumbuk terlebih dahulu kemudian ditempelkan pada bagian yang sakit.

Selama ini, penyembuhan rematik atau nyeri sendi biasanya menggunakan obat kimia berkarakterstik nonsteroid serta antipembengkakan yang disebut NSAIDs. Namun penelitian P.M Brooks, SR Potter. dan Buchanan pada 1980 yang dikutip Journal Rheutatol 9 mengungkap, obat-obatan seperti ibuprofen, piroxicam, diclonac, fernoprofen hanya meredam rasa sakit dalam jangka pendek. Sementara efek sampingnya cukup banyak, seperti nyeri lambung dan pencernaan, bisul, sakit kepala, dan memacu perusakan sendi. Jadi, tidak ada salahnya kalau kita memanfaatkan obat rematik alami seperti jahe dan daun sirsak.

Posted in Pengobatan Alami, Rematik Tagged with: , , , , , , , ,