Obat Hipertensi Alami

Hipertensi adalah tekanan darah persisten dimana tekanan sistolik 140 mmHg dan tekanan diastoliknya di atas 90 mmHg. Pada populasi manusia usia lanjut (Manula), hipertensi didefisinikan sebagai tekanan sistolik 160 mmHg dan tekanan diastolik 90 mmHg. Hipertensi merupakan penyebab utama gagal jantung, stroke dan gagal ginjal. Hipertensi juga didefinisikan sebagai tekanan diastole dan atau sistole yang tidak normal. Batas yang tepat dari kelainan ini tidak pasti, nilai yang dapat di terima berbeda sesuai dengan usia dan jenis kelamin. Namun pada umumnya sistole antara 90-95 mmHg dianggap sebagai batas normal, dan apabila tekanan darah sistole maupun diastole lebih dari batas tersebut itulah yang dinamakan hipertensi.

Secara umum, orang yang menderita hipertensi terlihat sehat dan sebagian besar tidak menunjukkan gejala apapun. Tapi ada pula gejala awal yang mungkin timbul dari penyakit hipertensi, seperti sakit kepala, pendarahan dari hidung, pusing, wajah kemerahan, dan kelelahan. Sedangkan untuk gejala yang timbul dari hipertensi berat atau menahun biasanya meliputi; sakit kepala, kelelahan, mual/muntah, sesak napas, gelisah, pandangan menjadi kabur jika terjadi kerusakan pada otak, mata, jantung dan ginjal, serta penurunan kesadaran, bahkan koma jika terjadi pembengkakan di otak.

Hipertensi bukanlah jenis penyakit yang asing bagi masyarakat di Indonesia. Bukan hanya pria, kaum perempuan pun cukup banyak yang mengalaminya. Salah satu bahaya terburuk dari hipertensi adalah stroke atau infark jantung. Oleh sebabnya, dokter dan para praktisi di dunia medis selalu menganjurkan agar para penderita penyakit ini mengatur menu makanan sehari-hari mereka. Ada tujuh jenis makanan yang sangat dianjurkan untuk dihindari atau dibatasi ketika seseorang mengalami hipertensi. Yakni Makanan yang berkadar lemak jenuh tinggi (otak, ginjal, paru, minyak kelapa, gajih). Lalu makanan yang diolah dengan menggunakan garam natrium (biscuit, craker, keripik dan makanan kering yang asin). Juga makanan dan minuman dalam kaleng, makanan yang diawetkan, susu full cream, mentega, margarine, keju mayonnaise, serta sumber protein hewani yang tinggi kolesterol seperti daging merah (sapi/kambing), kuning telur, kulit ayam). Kemudian bumbu-bumbu seperti kecap, maggi, terasi, saus tomat, saus sambal, tauco serta bumbu penyedap lain yang pada umumnya mengandung garam natrium, serta alkohol dan makanan yang mengandung alkohol seperti durian, tape.

Hipertensi memang banyak diderita oleh masyarakat, terutama masyarakat yang kurang memperhatikan pola hidup sehat. Hipertensi memang tidak secara langsung menyebabkan kematian, namun perlu disadari bahwa hipertensi dapat menjadi penyebab utama dari penyakit selanjutnya yang dapat berujung pada kematian. Pola hidup sehat dengan mengkonsumsi makan sehat perlu dilakukan untuk menghindari kematian akibat tidak langsung dari hipertensi. Mengkonsumsi buah menjadi salah satu cara yang dapat dilakukan. Buah yang dapat dijadikan obat hipertensi alami itu adalah mengkudu. Buah mengkudu merupakan buah makanan bergizi lengkap. Zat nutrisi yang dibutuhkan tubuh, seperti protein, viamin, dan mineral penting, tersedia dalam jumlah cukup pada buah dan daun mengkudu. Selenium, adalah salah satu mineral yang terdapat pada mengkudu yang merupakan antioksidan luar biasa.

Obat hipertensi alami lainnya adalah kulit manggis dan daun sirsak. Kulit manggis mamiliki senyawa xanthone yang sangat berperan aktif dalam menangkal dan membuang zat radikal bebas dari dalam tubuh, sehingga tubuh kita menjadi lebih bersih dan lebih sehat daripada sebelumnya. Senyawa xanthone kulit manggis juga memiliki sifat hypotensive yaitu menurunkan tekanan darah pada keadaan normal. Antioksidan tinggi pada kulit manggis juga bersifat anti-stres sehingga bisa menurunkan kadar stres yang dapat memicu tekanan darah tinggi/hipertensi. Khasiat kulit manggis tersebut disempurnakan dengan daun sirsak. Beberapa penelitian menunjukkan, daun sirsak berkhasiat menurunkan hipertensi. Bersifat  vasodilator (pelebaran pembuluh darah), relaksan otot polos dan aktivitas cardiodepressant (menekan aktivitas jantung), memperlancar peredaran darah serta meningkatkan daya tahan tubuh.

Itulah beberapa jenis buah atau tanaman yang dapat dijadikan obat hipertensi alami. Di Indonesia, peluang masyarakat menderita hipertensi belum sebesar di negara maju. Namun ancaman penyakit ini tidak boleh diabaikan begitu saja. Untuk mengatasi persoalan terserbut dibutuhkan kesadaran masyarakat dalam mengontrol diri dan lingkungannnya demi keselamatan bersama dari ancaman meluasnya penyakit hipertensi.

Posted in Hipertensi, Pengobatan Alami, Penyakit Tagged with: , , , , , , ,