Manfaat Lidah Buaya untuk Diabetes

Penyakit diabetes merupakan penyakit yang timbul akibat kadar gula berlebih dalam darah, karena peranan pankreas sebagai penghasil insulin untuk mengontrol kadar gula dalam darah tidak mampu bekerja secara optimal. Sehingga kadar gula yang seharusnya bisa diuraikan menjadi zat-zat glukosa kecil untuk energi  tubuh tidak dapat terserap dengan baik. Maka perlu adanya penanganan dini untuk mengobati diabetes yang bisa mengakibatkan penderita meninggal secara tiba-tiba karena kadar gula dalam tubuh yang tak terkontrol. Mencoba manfaat lidah buaya untuk diabetes merupakan salah satu alternative. Tanaman ini biasa digunakan untuk obat tradisional perawatan wajah sebagai masker alami, tetapi juga bisa dimanfaatkan untuk pengobatan diabetes melitus. Bagian yang diambil yaitu getah keringnya yang dipercaya mampu menurunkan kadar glukosa dalam darah.

Seperti kita ketahui, lidah buaya adalah salah satu tanaman obat yang berkhasiat menyembuhkan berbagai penyakit. Tanaman ini sudah digunakan bangsa Samaria sekitar tahun 1875 SM. Bangsa Mesir kuno sudah mengenal khasiat lidah buaya sebagai obat sekitar tahun 1500 SM. Berkat khasiatnya, masyarakat Mesir kuno menyebutnya sebagai tanaman keabadian. Seorang peneliti dan pemerhati tanaman obat, Fujio L. Panggabean mengatakan keampuhan lidah buaya tak lain karena tanaman ini memiliki kandungan nutrisi yang cukup bagi tubuh manusia. Hasil penelitian lain terhadap lidah buaya menunjukkan bahwa karbohidrat merupakan komponen terbanyak setelah air, yang menyumbangkan sejumlah kalori sebagai sumber tenaga.

Diantara kurang lebih 300 jenis tanaman yang digunakan dalam pengobatan tradisional, lidah buaya merupakan salah satu obat herbal yang populer. Masyarakat mulai banyak merasakan manfaat lidah buaya untuk diabetes. Penelitian tentang lidah buaya sebagai penurun glukosa darah pernah dilakukan pada mencit dengan hasil penurunan glukosa darah sebesar 40,46%. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui efek jus gel lidah buaya terhadap kadar glukosa darah dalam arti menghambat penyerapan glukosa di saluran cerna. Efek jus gel lidah buaya diduga dapat menghambat enzim alpha-glukosidase dan memiliki kandungan alprogen yang melapisi permukaan sel-sel epitel usus sehingga penyerapan glukosa terganggu. Tumbuhan ini dapat digunakan sebagai pengobatan komplementer alternatif untuk penyakit diabetes melitus.

Menurut seorang pengamat makanan kesehatan (suplemen), Dr. Freddy Wilmana, MFPM, Sp.FK, dari sekitar 200 jenis tanaman lidah buaya, yang baik digunakan untuk pengobatan adalah jenis Aloevera Barbadensis miller. Lidah buaya jenis ini mengandung 72 zat yang dibutuhkan oleh tubuh. Mengingat kandungan yang lengkap itu, lidah buaya menurut Dr. Freddy bukan cuma berguna menjaga kesehatan, tapi juga mengatasi berbagai penyakit. “Misalnya lidah buaya juga mampu menurunkan gula darah pada diabetesi yang tidak tergantung insulin. Dalam waktu sepuluh hari gula darah bisa normal,” katanya.

Salah satu zat yang terkandung dalam lidah buaya adalah aloe emodin. Sebuah senyawa organik dari golongan antrokuinon yang mengaktivasi jenjang sinyal insulin seperti pencerap insulin-beta dan -substrat1, fosfatidil inositol-3 kinase dan meningkatkan laju sintesis glikogen dengan menghambat glikogen sintase kinase 3beta,sehingga sangat berguna untuk mengurangi rasio gula darah. Lidah buaya mengandung semua jenis vitamin kecuali vitamin D, mineral yang diperlukan untuk fungsi enzim, saponin yang berfungsi sebagai anti mikroba dan 20 dari 22 jenis asam amino.

Anda bisa mencoba manfaat lidah buaya untuk diabetes di rumah. Tidak hanya itu, lidah buaya masih memiliki banyak manfaat lain yang tak bisa disebutkan di sini. Itulah tanda kekuasaan Tuhan yang luar biasa ada pada sebuah tanaman lidah buaya. Oleh sebab itu, manfaatkan dan lestarikanlah tanaman-tanaman yang ada di sekitar kita.

Posted in Lidah Buaya