Makanan Anti Kanker

makanan anti kankerPenyakit paling ditakuti di dunia salah satunya adalah kanker. Berdasarkan data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), setiap tahun penderita kanker di dunia bertambah 6,25 juta orang. Penyakit ini sangat ditakuti karena tak jarang penderitanya berujung pada kematian. Gaya hidup yang sembarangan, stress, polusi, kurangnya memperhatikan kesehatan menjadi beberapa faktor penyebab penyakit kanker. Selain pengobatan medis, sebenarnya kanker juga bisa disembuhkan dengan cara alami, yaitu banyak dan rutin mengkonsumsi makanan, buah dan sayur yang mengandung nutrisi pembunuh sel kanker.

Di dalam buku Breast Cancer—What Every Woman Should Know, Dr. Paul Rodriguez mengatakan bahwa sistem kekebalan tubuh yang bertugas mengenali dan menghancurkan sel-sel yang abnormal seperti kanker, dapat diperkuat melalui makanan. Ia menyarankan untuk memakan makanan yang kaya akan zat besi, seperti daging tanpa lemak, sayuran berdaun hijau, dan buah serta sayuran yang kaya akan vitamin C, seperti brokoli (sejenis kembang kol), sawi hijau, bayam, selada air, bit (lobak merah). Makanan yang berwarna kuning-oranye juga baik untuk kanker karena mengandung vitamin A dan C seperti, wortel, ubi, labu, dan ubi jalar. Dr. Paul Rodriguez juga merekomendasikan makanan anti kanker lainnya, yakni kacang kedelai. Menurutnya, kacang kedelai dan produk kedelai tanpa difermentasi diketahui mengandung genistein dan diketahui dapat menghambat pertumbuhan tumor dalam percobaan laboratorium.

Kita tidak perlu bersusah payah untuk mencari makanan anti kanker. Di dapur rumah kita sendiri terdapat makanan yang bisa membunuh sel kanker, yakni bawang putih. Komponen dominan yang terkandung dalam bawang putih yaitu, allyl sulfur membantu mencegah pembentukan dan pengaktifan nitrosamine dalam tubuh dan memblokir zat-zat karsinogen yang berbahaya bagi tubuh. Selain itu bumbu dapur ini juga mengandung zat aktif seperti vitamin A, B, C, kalsium, potassium, besi, karoten dan selenium. Komponen-komponen ini dapat mencegah mutasi gen, menghambat pertumbuhan sel kanker, memperbaiki struktur DNA yang rusak bahkan merangsang sel kanker untuk membunuh dirinya (apoptosis). Selain itu bawang putih juga berperan sebagai antioksidan yang mengeluarkan racun dari dalam tubuh dan membunuh kuman helicobacter pylori yang dapat memicu kanker lambung.

Bumbu dapur lainnya yang dapat dijadikan makanan anti kanker adalah jahe putih. Khasiat jahe putih sebagai obat herbal sudah dikenal sejak ratusan tahun lalu. Awalnya, selain digunakan sebagai jamu jahe putih juga digunakan sebagai bumbu masakan dan minuman penghangat badan. Namun seiring perkembangan zaman, manfaat jahe putih lebih dikenal luas karena kandungannya kaya akan kebajikan. Jahe putih dapat menurunkan tekanan darah, menurunkan kadar kolesterol dalam darah, mencegah mual, menangkal radikal bebas, serta membantu pencernaan kita. Lalu enzim yang terkandung dalam jahe putih bisa mencegah kanker prostat.

Sementara itu, ikan salmon juga dianggap sebagai makanan anti kanker. Salmon merupakan salah satu dari beberapa bahan makanan yang mengandung vitamin D dalam jumlah yang signifikan. Para peneliti di Toronto Mount Sinai Hospital mengatakan, peningkatan vitamin D yang berasal dari sinar matahari dikaitkan dengan penurunan risiko kanker payudara sebesar 24 persen. Vitamin D dapat mencegah sel-sel menjadi kanker. Konsumsi ikan salmon segar atau kalengan di mana kaya kandungan asam docosahexaenoic (DHA), omega-3 dapat membunuh sel kanker payudara dan membantu menghentikan penyebaran penyakit ke bagian lain dari tubuh. Kemudian roti gandum hitam. Setelah meninjau penelitian yang dipublikasikan, para ilmuwan Finlandia menetapkan bahwa konsumsi roti gandum hitam dapat membantu memangkas risiko kanker payudara. Suatu sinergi antara serat, lignan, vitamin, mineral dan asam fitat phytonutrisi membuat roti gandum hitam baik untuk mereka yang sedang berjuang dengan kanker payudara.

Menjalani gaya hidup sehat adalah kunci utama dalam mencegah datangnya penyakit. Beberapa penelitian menunjukkan, penerapan pola hidup yang sehat, aktif dan seimbang mampu menjauhkan seseorang dari ancaman penyakit mengerikan seperti kanker. Laporan British World Cancer Research Fund dan American Institute for Cancer Research (1997) menyebutkan, sekitar 30-40 persen kanker dapat dicegah melalui diet yang seimbang. Sistem kekebalan tubuh yang bertugas mengenali dan menghancurkan sel-sel yang abnormal seperti kanker, dapat diperkuat melalui makanan. Untuk itu anda disarankan untuk memakan makanan yang kaya akan zat besi, seperti daging tanpa lemak, sayuran berdaun hijau, kerang, dan buah serta sayuran yang kaya akan vitamin C. Demikianlah sekilas ulasan tentang makanan anti kanker yang bisa penulis sampaikan. Semoga tulisan ini bermanfaat bagi anda.

Posted in Kanker, Pengobatan Alami, Penyakit, Tanaman Obat