Gejala Diabet

Diabetes merupakan salah satu penyakit yang banyak diderita manusia. Penyakit diabetes muncul karena banyak faktor yang mempengaruhinya. Faktor makanan yang kita makan setiap hari, pola tidur atau pola istirahat yang kurang tepat, atau karena faktor genetik yang artinya keturunan dari anggota keluarga yang memiliki penyakit diabetes (kencing manis) dan masih banyak faktor-faktor lain penyebab diabetes. Sebagai contoh lain ketika seseorang menderita diabetes maka pankreas  tidak dapat menghasilkan cukup insulin untuk menyerap gula yang diperoleh dari makanan. Itu yang menyebabkan kadar gula dalam darah menjadi tinggi akibat timbunan gula dari makanan yang tidak dapat diserap dengan baik dan dibakar menjadi energi. Penyebab diabetes yang lain, insulin yang cacat atau tubuh tidak dapat memanfaatkan insulin dengan baik.

Tentu saja tak kenal maka tak sayang, kita harus belajar untuk mengenali bagaimana gejala diabet. Meskipun ini tidak selalu tepat seratus persen, setidaknya ini sebagai indikator bahwa kesehatan anda bermasalah dan harus segera berkonsultasi ke dokter. Dengan ini kita menjadi waspada dan dapat mengurangi resiko terjangkit diabetes pada stadium yang lebih parah. Ada beberapa gejala yang umum dirasakan, ini bisa terjadi pada diabet type 1 maupun type 2.

Gelaja awal penyakit ini disebut poliuria. Dimana poliuria adalah kejadian pada saat penderita sering menginginkan buang air kecil pada malam hari dengan volume yang lebih banyak dari biasanya. Hal ini menandakan bahwa kadar gula dalam darah anda cukup tinggi, sehingga tubuh bereaksi dengan mengeluarkan urin lebih banyak untuk mengurangi kandungan gula dalam tubuh. Tahap selanjutnya biasa disebut polidipsi yaitu dimana penderita akan merasakan haus yang tidak biasa, hal ini dikarenakan tubuh kekurangan cairan karena urin banyak keluar. Namun, sebenarnya hal ini dapat membantu menyetabilkan kondisi tubuh anda bahkan mengurahi gula dalam darah, sehingga anda dapat melakukannya sesering mungkin dengan jumlah yang lebih banyak. Inilah reaksi tubuh orang yang mengenal gejala diabet.

Gejala diabet tahap ketiga disebut polifagi. Yaitu rasa cepat lapar yang nantinya cenderung membuat penderita untuk sering makan. Gejala ini timbul akibat tubuh yang kekurangan nutrisi. Mungkin sebagian dari anda bertanya mengapa sampai terjadi kekurangan nutrisi? Ingatlah bahwa kadar gula yang tinggi akan memaksa tubuh untuk membuang kelebihan gula yang sebenarnya dapat dimanfaatkan tubuh sebagai energi dan cadangan makan.

Selama kehamilan, seorang wanita bisa mengalami kondisi gula darah yang sangat tinggi atau biasa disebut diabetes gestasional. Ini jadi salah satu gangguan yang biasanya terjadi pada usia kehamilan 24 minggu. Gejala diabet gestasional sebenarnya tak jauh berbeda dengan diabetes melitus. Jika anda sedang hamil dan mengalami gejala-gejala berikut, segera periksakan diri ke dokter demi mengurangi risiko berbahaya. Gejala-gejalanya adalah : nafsu makan meningkat, buang air kecil terus menerus, berat badan justru menurun meskipun anda sangat nafsu makan, dan sakit kepala disertai rasa haus terus-menerus.

Jika anda telah merasakan gejala diabet di atas maka sebaiknya anda cepat berkonsultasi ke dokter untuk menemukan cara yang tepat untuk mengobatinya. Andapun bisa mencari obat herbal yang tepat, namun janganlah obat itu berbentuk jamu yang aneh-aneh, lebih baik obat berjenis buah-buahan atau andapun bisa meminum jus kulit manggis. Dan jangan lupa untuk berkonsultasi ke bagian gizi di rumah sakit atau ahli gizi untuk memberi tahu makanan yang harus di makan dan tidak boleh di makan. Yang jelas, selalulah takar porsi makan anda.

Posted in Diabetes, Penyakit