Cara Pengobatan Penyakit Gula

Penyakit mematikan terbesar ketiga di dunia adalah penyakit gula. Salah satu penyebab terjadinya penyakit gula adalah bahan-bahan kimia dan obat-obatan. Bahan kimia dan obat-obatan menjadi faktor penyebab penyakit gula, karena bahan-bahan kimia dapat merusakkan sel-sel pada pankreas sehingga dapat menyebabkan radang pada pankreas. Radang pada pankreas bisa mengakibatkan fungsi pankreas untuk proses metabolisme tubuh akan menurun, termasuk insulin. Segala jenis obat-obatan yang terakumulasi dalam waktu yang lama dapat mengiritasi pankreas. Kerusakan sel sel pada pankreas merupakan akar dari penyebab penyakit gula.

Banyak hal yang dilakukan agar dapat terlepas dari penyakit gula ini. Baik dengan menggunakan pengobatan modern, seperti ke dokter, ataupun dengan metode pengobatan tradisional baik dengan mengkonsumsi obat herbal ataupun dengan cara lainnya. Sebenarnya cara pengobatan penyakit gula dengan herbal atau alami itu mudah dan bisa dilakukan oleh semua orang. Hanya saja terkadang kurang ilmu menyebabkan orang tidak tahu apa yang harus dilakukan ketika mengetahui mengidap penyakit gula. Dapat kami informasikan, menggunakan getah bening pada tumbuhan Lidah Buaya juga sangat berperan dalam menghilangkan penyakit gula. Hal ini disebabkan getah pada Lidah Buaya dapat mengurangi kadar gula pada tubuh kita.

Cara pengobatan penyakit gula dengan ekstrak kulit Manggis juga tergolong manjur. Mengingat kulit Manggis mengandung antioksidan tinggi yang mampu memperbaiki sistem kekebalan tubuh saat prankeas tidak dapat memproduksi insulin, karena kadar gula darah yang begitu tinggi. Menurut Dr Templeman, meskipun percobaan laboratorium uji coba manusia tidak cukup atau belum ada, dia yakin dengan hasil klinis bahwa Xanthones (antioksidan ampuh yang ditemukan di pericarp dari Manggis) bertindak untuk mengurangi resistensi insulin, yang rusak dalam penyakit gula tipe 2. Selain itu, Jerman memperlakukan neuropati perifer dengan antioksidan, dan semua menuju untuk komplikasi penderita penyakit gula akibat kerusakan radikal bebas.

Banyak orang melakukan cara pengobatan penyakit gula dengan mengonsumsi ekstrak daun Sirsak. Itu karena daun Sirsak memiliki kandungan senyawa tannin, fitosterol, fruktosa, protein, kalsium, fosfor, Vitamin A & B, caoksalat, dan alkaloid murisine yang sangat dibutuhkan oleh tubuh. Selain itu, daun Sirsak juga mampu untuk menurunkan serta menjaga kadar gula darah tetap berada di angka normal, serta mampu memperbaiki sel beta prankeas penghasil insulin. Di dalam daun Sirsak juga memiliki peranan penting dalam menjaga sistem kekebalan tubuh (imunitas) sehingga dapat mempercepat proses penyembuhan.

Lalu apakah masih ada cara pengobatan penyakit gula selain mengonsumsi ekstrak kulit Manggis, daun Sirsak, dan Lidah Buaya? Ya, buah Mengkudu juga dapat menjaga kestabilan kadar gula darah. Di Tahiti, masyarakat setempat sudah sejak lama menggunakan buah Mengkudu untuk menurunkan kadar gula darah mereka. Hasil penelitian menemukan adanya kandungan zat iridoid dan 230 senyawa lain yang manfaatnya sangat baik bagi kesehatan, salah satunya mampu mengoptimalkan kembali kerja pankreas sebagai penghasil insulin. Bukan itu saja, sensitivitas tubuh terhadap insulin sehingga fungsi insulin dalam hal mengontrol kadar gula darah pun dapat kembali dioptimalkan.

Mempraktikkan cara pengobatan penyakit gula seperti yang disebutkan di atas akan jauh lebih baik jika dibarengi dengan konsistensi. Jangan hanya mengonsumsi makanan sehat sehari saja kemudian setelahnya anda kembali ke kebiasaan buruk. Selain itu, berolahraga juga perlu dilakukan secara teratur dan konsisten serta jangan merokok. Jika perlu, anda bisa menetapkan target berat badan yang ingin anda capai selama upaya anda menurunkan berat badan demi kesembuhan penyakit gula. Sebagai tambahan, anda juga sebaiknya menghindari perasaan depresi dan rasa ketakutan (anxiety). Rasa depresi dan ketakutan yang berlebihan dapat mengganggu kesehatan anda.

Posted in Diabetes, Pengobatan Alami, Penyakit, Tanaman Obat Tagged with: , , , , , , , ,