Cara Menyembuhkan Penyakit Gula

Penyakit gula dapat disebut juga dengan penyakit diabetes, dan kencing manis. Apapun namanya penyakit gula tetap saja suatu penyakit yang dapat merugikan kesehatan. Penyakit gula dapat diartikan sebagai suatu penyakit dimana terjadinya kenaikan kadar gula darah dalam tubuh, yang tidak dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi karena kurangnya kemampuan insulin dalam menyerap gula secara maksimal. Insulin adalah salahsatu hormon yang diproduksi oleh pankreas yang bertugas untuk mengatur kadar gula dalam darah yang nantinya insulin itu diperlukan untuk mengubah protein, lemak, dan karbohidrat sebagai sumber energi dalam tubuh. Jika insulin ini tidak dapat memfilter kadar gula dalam darah maka akan timbul yang namanya penyakit gula. Banyak sekali faktor yang dapat menjadi penyumbang penyakit gula seperti halnya dengan pola hidup yang tidak sehat dan pengkonsumsian obat-obatan.

Sakit gula merupakan penyakit yang sangat berbahaya. Bila terserang penyakit gula harus mewaspadai pola makan kita. bila terserang gula kering lebih ringan dari pada gula basah. Menurut  International Diabetes Federation (IDF), terdapat 371 juta orang di dunia yang berumur 20-79 tahun menderita penyakit gula. Dan menurut Dirjen Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (Dirjen P2PL), Tjandra Yoga Aditama, Indoneisa merupakan negara urutan ke-7 dengan prevalensi penyakit gula tertinggi, dibawah Cina, India, USA, Brazil, Rusia dan Mexico. Kemudian Departemen Kesehatan RI menyebutkan, penyakit gula termasuk satu dari 10 penyakit terbanyak di Indonesia yang menyebabkan kematian.

Agar penyakit gula tidak sampai menyerang, kita perlu melakukan beberapa pencegahan. Pertama, pencegahan primer diterapkan untuk kelompok yang berpotensi terkena penyakit ini, meliputi usia di atas 45 tahun, berat badan lebih dari ideal (gemuk), ada garis keturunan, abortus berulang, serta infertilitas. Dengan menjaga kesehatan tubuh, membiasakan pola hidup sehat, tidak merokok, olahraga teratur dan terukur, serta menghindari junk food. Kemudian, pencegahan sekunder dengan melakukan deteksi dini dan terapi untuk menghindari penyakit lain yang berakibat fatal sampai kematian, yaitu dengan mengikuti tes penyaring gula darah, menjaga kesehatan gigi dan mulut, kuku, kulit, mata, kelainan diet serta melakukan pemeriksaan 6 – 12 bulan. Dan cara menyembuhkan penyakit gula lainnya adalah mengonsumsi obat-obatan herbal. Seorang pakar pengobatan komplementer, Prof. H.M Hembing, dalam salah satu bukunya memberikan resep pencegahan dan pengobatan penyakit gula dari buah mengkudu. Buah mengkudu diambil sarinya dan kemudian dikonsumsi.

Faedah mengkudu dalam soal melindungi stabilitas kandungan gula darah sesungguhnya sudah diketahui sejak ratusan tahun lalu. Karena itu tiada kelirunya bila anda mencoba faedah mengkudu sebagai salah satu cara menyembuhkan penyakit gula. Suatu riset pada buah mengkudu menyebutkan, buah mengkudu nyatanya tak cuma dapat turunkan kandungan gula darah, namun pula bisa menangani akar pemicu diabetes. Berdasar pada hasil riset itu lalu lahirlah suatu minuman kesehatan dengan nama Javanoni yang menggunakan manfaat mengkudu itu.

Buah yang memiliki banyak nama sebutan ini mengandung scopoletin yang berfungsi untuk memperlebar saluran pembuluh darah yang mengalami penyempitan. Hal ini menyebabkan jantung tidak perlu bekerja terlalu keras untuk memompa darah sehingga tekanan darah menjadi normal. Hasil uji coba menunjukkan bahwa scopoletin menurunkan tekanan darah tinggi menjadi normal (hipotensi yang abnormal). Namun demikian, scopoletin yang terdapat dalam buah mengkudu dapat berinteraksi sinergis dengan nutraceuticals (makanan yang berfungsi untuk pengobatan) lain untuk mengatur tekanan darah tinggi menjadi normal, tetapi tidak menurunkan tekanan darah yang sudah normal. Itulah khasiat dari buah berpenampilan buruk rupa. Ternyata di balik kekurangannya ternyata buah mengkudu mengandung zat-zat yang bermanfaat bagi tubuh dan dianggap sebagai salah satu cara menyembuhkan penyakit gula.

Sebuah penelitian baru menunjukkan bahwa selama 30 tahun terakhir dari populasi orang dewasa di dunia dengan penyakit gula hampir 350 juta orang, dan penyakit gula tidak lagi merupakan ‘penyakit orang kaya’, namun telah menjadi masalah global. Para peneliti memperingatkan bahwa penyakit gula dapat mengancam kesehatan global 10 tahun ke depan. Penderita penyakit gula atau Diabetes Mellitus baik tipe 1 atau tipe 2 sering kali mendapatkan obat untuk mengurangi sakit dan menstabilkan gula darah dari dokter. Namun obat kimia yang dikonsumsi terkadang malah menimbulkan resiko kesehatan lain, seperti efek samping ke ginjal, jantung dan hati. Anda sebaiknya beralih ke pengobatan herbal, karena herbal terbuat dari bahan alami yang aman bagi oragan-organ yang lain. Penggunaan herbal sebagai cara menyembuhkan penyakit gula sangat disarankan.

Posted in Diabetes, Pengobatan Alami