Cara Menormalkan Tekanan Darah

Tekanan darah adalah pengukuran kekuatan darah terhadap dinding arteri. Tekanan darah sistolik diukur berdasar tekanan darah saat jantung berkontraksi, sedangkan tekanan darah diastolik diukur ketika otot jantung santai. Sistolik adalah angka teratas dalam pembacaan tekanan darah, sedangkan diastolik adalah angka bawah. Beberapa penyebab fluktuasi tekanan darah akan berimbas dalam perubahan tingkat tekanan darah. Apa saja hal-hal yang mempengaruhi naik turunnya tekanan darah? Tekanan darah secara alami berfluktuasi sepanjang hari, sesuai dengan irama/ritme sirkadian masing-masing individu. Ritme sirkadian adalah siklus dari proses fisiologis, perilaku dan biokimia pada manusia. Misalnya adalah kelelahan, setelah berolahraga, menangis, hal tersebut dapat menyebabkan peningkatkan tekanan darah.

Seperti dikatakan di atas, tekanan darah tidak selalu sama sepanjang hari. Tekanan darah akan naik saat beraktivitas, dan turun saat istirahat. Seseorang dikatakan menderita penyakit tekanan darah tinggi apabila tekanan darah sistolik secara konsisten ≥ 140 mm Hg atau tekanan darah diastolik ≥ 90 mm Hg pada 2 kali pengukuran atau lebih pada minimal 2 kali kunjungan ke dokter secara berurutan (JNC 7). Sementara angka tekanan darah yang normal menurut The Seventh Report of the Joint National Committee on Prevention, Detection, Evaluation, and Treatment of High Blood Pressure (JNC 7) adalah < 120 mmHg / < 80 mmHg.

Tekanan darah tinggi merupakan masalah umum yang dapat menyebabkan penyakit-penyakit serius seperti stroke, serangan jantung, dan penyakit kardiovaskular. Tekanan darah tinggi terjadi pada satu dari setiap tiga orang dewasa. Obat-obatan telah lama digunakan sebagai solusi, namun ada juga beberapa cara menormalkan tekanan darah yang sederhana. Metode murah ini meliputi olahraga, menjaga berat badan, dan perubahan gaya hidup yang dapat mengontrol hipertensi. Para ahli percaya bahwa gaya hidup sehat dapat mencegah dan melawan hipertensi.

Kemudian cara menormalkan tekanan darah rendah atau disebut juga dengan hipotensi tanpa obat diantaranya : membiasakan minum air putih dalam jumlah yang cukup antara 8 hingga 10 gelas per hari, mengonsumsi makanan yang cukup mengandung kadar garam, melakukan olahraga secara teratur. Bagi para wanita dianjurkan untuk mengenakan stocking yang elastis, mengonsumsi makanan yang mengandung fero dan asam folat. Makanan yang terbuat dari daging kambing seperti sate kambing, gulai kambing, dan sebagainya juga dapat menstabilkan nilai tekanan darah, dan jauhi makanan hati ampela dan hati sapi. Mengonsumsi beberapa sayuran dan buah-buahan yang dapat membantu mengembalikan tekanan darah.

Selain melakukan hal-hal di atas, cara menormalkan tekanan darah lainnya adalah dengan memanfaatkan khasiat ekstrak kulit manggis dan daun sirsak. Ekstrak kulit manggis memiliki khasiat yang benar-benar ampuh dan mujarab dalam menurunkan/menormalkan tekanan darah tinggi, karena senyawa xanthone yang dikandungnya mampu membuang zat racun seperti kolesterol, lemak, plak pada pembuluh darah, secara efektif mengontrol dan menormal kan peredaran darah. Kemudian ekstrak daun sirsak memiliki sifat yang hampir sama dengan kulit manggis yakni sebagai Anti-lipidemic (membuang kolesterol), obat hipertensi tradisional juga mencegah pengerasan arteri (Anti-atherosclerotic), merendahkan tekanan darah (Hypotensive), melenturkan pembuluh darah, dan melebarkan pembuluh darah.

Jadi, bagi anda yang mengalami tekanan darah rendah maupun tinggi pergunakanlah cara menormalkan tekanan darah seperti yang kami sebutkan di atas. Karena cara-cara tersebut diyakini tidak memiliki efek samping dan telah mendapat pengakuan dari para ahli kesehatan dunia. Semoga informasi yang kami sampaikan bermanfaat bagi anda yang tengah mencari solusi dalam mengatasi penyakit yang diderita. Jagalah masa sehat anda sebelum datang masa sakit.

Posted in Uncategorized