Buah Penurun Kolesterol Jahat

Apa itu kolesterol? Kolesterol adalah senyawa lemak berlilin yang sebagian besar diproduksi tubuh di dalam hati dan sebagian lainnya didapatkan dari makanan. Meskipun sering dianggap menakutkan, sesungguhnya kolesterol memiliki banyak manfaat seperti melapis sel, membungkus serabut saraf, memproduksi berbagai hormon dan asam tubuh. Kolesterol tidak dapat diedarkan langsung oleh darah, sehingga diperlukan suatu molekul ‘pengangkut’ yang disebut lipoprotein. Ada dua jenis lipoprotein, yaitu high-density lipoprotein (HDL) atau lazim disebut kolesterol baik, dan low-density lipoprotein (LDL) atau kolesterol jahat.

Kolesterol jahat itu sendiri dapat menyatu dengan lemak dan zat-zat lain yang kemudian menumpuk di dinding bagian dalam arteri. Ketika terlalu banyak kolesterol jahat beredar dalam darah, mereka perlahan-lahan dapat menumpuk di dinding bagian dalam arteri yang memberi nutrisi ke jantung dan otak. Bersama dengan zat lainnya, kolesterol jahat dapat membentuk plak yang dapat mempersempit arteri dan membuatnya kurang fleksibel. Kondisi ini dikenal sebagai aterosklerosis. Jika gumpalan darah terbentuk dan menyumbat arteri yang menyempit, serangan jantung atau stroke dapat terjadi. Pria dan orang usia tua mempunyai risiko lebih besar dibanding perempuan dan orang usia muda. LDL atau kolesterol jahat sebaiknya kurang dari 130 mg/dL. Dan bila pernah terkena serangan jantung atau penyakit arterosklerosis lain maka jumlah LDL sebaiknya kurang dari 100 mg/dL.

Masalah kolesterol saat ini sebenarnya sudah menjadi masalah yang sangat umum di masyarakat. Pola makan yang tidak sehat menjadi penyebab kolesterol jahat menumpuk di dalam tubuh. Banyak diantara penderita kolesterol tinggi yang mengkonsumsi berbagai obat-obatan untuk mengatasi masalah mereka. Namun tanpa diimbangi pola makan yang sehat, usah tersebut akan jadi sia-sia. Penggunaan obat-obatan secara terus menerus juga tidak baik untuk tubuh. Berbagai efek samping dari obat-obatan tersebut justru bisa menimbulkan penyakit lain. Salahsatu cara yang paling baik dalam menurunkan kadar kolesterol adalah dengan mengonsumsi sayur dan buah-buahan. Pada dasarnya hampir semua buah-buahan baik untuk kesehatan. Namun di antaranya, ada beberapa buah penurun kolesterol jahat yang paling ampuh. Buah-buahan ini mengandung banyak senyawa yang berhasiat mencegah atau menurunkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh.

buah mengkudu

buah mengkudu noni fruit

Ada beberapa buah penurun kolesterol jahat yang dapat anda konsumsi. Seperti buah alpukat. Meski kandungan lemaknya jauh lebih tinggi dibandingkan dengan buah lainnya, namun lemak yang terkandung di dalam alpukat adalah lemak tidak jenuh tunggal. Jadi, ketika mengkonsumsi buah alpukat akan merasa kenyang, dan ini tidak akan meningkatkan kolesterol jahat di dalam tubuh. Justru buah alpukat dapat membantu menurunkan kolesterol jahat tersebut. Kemudian buah manggis. Zat xanthone yang terkandung di dalamnya merupakan antioksidan yang mampu mencegah terjadinya oksidasi kolesterol jahat, sehingga LDL tidak dapat menyebabkan kerusakan atau penyumbatan pada pembuluh darah dan efektif menurunkan kolesterol tinggi.

Jenis buah lainnya yang bisa kami rekomendasikan sebagai buah penurun kolesterol jahat adalah mengkudu. Tak sedikit orang yang telah merasakan khasiat buah bernama Latin Morinda citrifolia ini. Dr. Mian Ying Wang, MD, MS, seorang peneliti di Fakultas Kedokteran Universitas Illinois, Chicago, Amerika Serikat, dalam riset terbarunya mengemukakan bahwa sari buah mengkudu dapat mengurangi kolesterol dan trigliserida pada perokok dengan tingkat kolesterol tinggi. Mengkudu merupakan salahsatu alternatif mengobati kolesterol jahat, karena kandungan nutrisi di dalamnya dapat menurunkan kadar kolesterol jahat dalam darah. Saat ini sudah terdapat buah mengkudu dalam olahan, seperti jus Javanony. Selain menurunkan kolesterol jahat, Javanony juga memberi manfaat lain bagi kesehatan anda.

Beberapa jenis buah penurun kolesterol jahat seperti yang kita bahas di atas saat ini semakin populer. Banyak orang kembali ke tanaman herbal untuk menjaga kesehatan dan mengobati penyakit. Mengonsumsi obat-obatan herbal tentu lebih murah, efektif, dan tanpa efek samping. Untuk itu, penggunaan tanaman herbal di masyarakat perlu didorong dan ditingkatkan, serta difasilitasi. Ini sangat penting, mengingat semakin mahalnya biaya pengobatan. Banyak masyarakat yang mengeluh akan biaya kesehatan. Untuk itu, bila penyakit masih bisa diatasi manfaatkanlah bahan-bahan alami.

Posted in Kolesterol, Pengobatan Alami Tagged with: , , , , , , ,